Steve Jobs

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO – Yang banyak orang tahu, pendiri Apple, Steve Jobs, adalah pria yang hanya bervisi tinggi tentang teknologi. Jarang yang tahu bahwa dia adalah juga seorang penyair, romantis, atau pernah berkostum salah satu karakter “Alice in Wonderland”  dalam sebuah pementasan di sebuah pusat perbelanjaan di California.

Karakteristik inilah yang diungkapkan pacar seriusnya di masa lalu, Chrisann Brennan. Dalam edisi terbaru Rolling Stone yang baru akan terbit Jumat mendatang, Brennan blak-blakan berkisah tentang mantan kekasih yang memberinya satu anak ini.

Brennan dan Jobs bertemu di tahun 1972, ketika keduanya sama-sama menjadi siswa di Homestead High School di Cupertino. Sejak itu, keduanya menjalin percintaan On-off sampai kelahiran putri mereka, Lisa Brennan-Jobs, pada tahun 1978.

Dia mengatakan, keduanya memutuskan untuk hidup bersama bahwa musim panas 1972. Mereka mengontrak sebuah kamar di Cupertino tapi ditolak oleh pemiliknya, dengan alasan kamar itu untuk eorang lajang, bukan pasangan. Entah bagaimana, Steve berhasil membujuknya untuk berubah pikiran.

“Ini mengingatkan saya untuk sesuatu yang luar biasa dalam dirinya,” tulis Brennan. “Orang ini bisa membuat sesuatu bekerja. Dan dari cara dia mengambil alih situasi, aku tahu dia tahu itu.”

Brennan juga mengatakan, Jobs “hampir 100 persen romantis.” Dia menyebut Jobs sebagai pria teromantis yang pernah ada.

Brennan juga menceritakan bagaimana Jobs – yang menggantung sebuah poster Bob Dylan di atas tempat tidur mereka – menulis puisi malam mesin tik listrik, dan sering menulis ulang lagu Dylan.

Pada saat itu, Brennan tidak terkesan, melihat hasilnya  sebagai “banyak lagu-lagu Bob Dylan dengan beberapa perubahan.”

“Sekarang saya melihat apa yang ia coba lakukan. Dia adalah seorang penyendiri dan dia tidak banyak bicara, dan saya pikir dia menggunakan lagu-lagu Dylan untuk memahami dunia,” tulisnya.

Di sisi konyol, Brennan menceritakan bagaimana Jobs bersama teman sekamarnya, Al dan Steve Wozniak (yang kemudian mendirikan Applebersamanya) memainkan karakter “Alice”  di sebuah mal di dekat Santa Clara. Brennan mendapat bagian peran sebagai Alice, sementara Al, Jobs ,dan Wozniak bergantian memainkan Mad Hatter dan White Rabbit – lengkap dengan kostum kepala raksasa yang sangat panas, karena saat itu musim panas dan AC di mal bermasalah.

Brennan menulis bahwa Al, Wozniak dan Jobs “nyaris tidak bisa menangani 10 menit berada dalam kostum, dan sehingga mereka akan lari ke ruang ganti untuk membuka topeng raksasa di kepalanya dan untuk minum air setiap 10 menit.”

Namun, dalam esainya untuk Rolling Stone, Brennan tak secuilpun menulis perseteruan keduanya di akhir hubungan. Selama dua tahun, Jobs menyangkal bahwa ia adalah ayah dari Lisa, anak yang lahir untuk Brennan pada tahun 1978. Namun di kemudian hari, ia mengakuinya, bahkan menggunakan nama Lisa untuk sebuah produk yang diciptakannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: